6 Gejala Kolik Pada Anak yang Perlu di Ketahui

Hal yang paling di khawatirkan orangtua adalah ketika si kecil menderita sakit, apalagi bayi atau anak belum bisa mendeskripsikan rasa sakit yang dideritanya, biasanya mereka hanya menangis. Dalam kondisi seperti ini orangtua yang harus bisa mengenali gejala-gejala yang ditunjukkan oleh anak, agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Salah satu penyakit yang sering di derita oleh bayi dan anak adalah kolik. Kolik adalah keadaan tegang pada bayi dan anak yang disebabkan oleh rasa nyeri perut. Nah, berikut ini 6 tanda dan gejala yang sering menyertai kolik bada si kecil, diantaranya:

  1. Anak  mengalami demam
  2. Muntah dan mengentak kesakitan
  3. Menjerit dan menangis tanpa sebab pada bayi karena belum bisa menyatakan kesakitannya.
  4. Menangis berlebihan saat selesai minum susu, bangun tidur, dan di malam hari.
  5. Pada saat menangis wajah bayi kemerahan, kaki diangkat, dan mengentak-entak.
  6. Pada anak yang lebih besar bisa mengungkapkan bahwa dia sangat sakit dan menunjuk bagian perut.

Penyebab Kolik

  • Beberapa hal disebutkan sebagai penyebab serangan kolik pada bayi dan anak yaitu:
  • Adanya gangguan saluran cerna pada anak-anak.
  • Adanya alergi pada makanan tertentu misalnya alergi laktosa pada bayi ( baca laktosa intolerance ).
  • Pada bayi kolik bisa dialami ketika mereka mendapatkan makanan padat sebelum matang usianya.

Mencegah dan Menangani Kolik

  • Gendong bayi, usap punggungnya, dan peluk dengan penuh rasa kasih sayang saat ia mulai gelisah.
  • Mandikan bayi dan anak dengan air hangat yang berefek menenangkan.
  • Ajak anak jalan-jalan di pagi dan sore hari agar tida jenuh di rumah atau kamarnya.
  • Hubungi dokter apabila anak seringkali mengalami kolik.

Kafe Bisnis

Beri Nilai Artikel