Apakah itu Meningitis?

Apa itu Meningitis? Meningitis bisa dipahami sebagai penyakit yang menyerang bagian selaput pembungkus otak. Penyebab penyakit meningitis bisa karena bakteri Haemophilus influenzae type b (Hib) dan bakteri Streptocus pnemonia. Sebagai informasi mengutip dari harian Kompas dikatakan bahwasanya 38 persen penyebab meningitis pada bayi dan anak-anak yang memiliki usia kurang dari 5 tahun di Indonesia dikarenakan bakteri Haemophilus influenzae.

Setelah mengetahui Apa itu Meningitis? Ada baiknya juga mengetahui dampak yang bisa ditimbulkan akibat meningitis. Pasalnya penyakit ini bisa menimbulkan beberapa masalah kesehatan utamanya pada bayi dan anak-anak diantaranya :

Umumnya meningitis paling banyak dialami bayi yang memiliki usia kurang dari dua bulan. Pada setiap 100.000 bayi setidaknya terdapat sekitar 80 kasus meningitis. Sedangkan pada bayi usia dua bulan hingga dua tahun setidaknya ada tujuh kasus meningitis pada setiap 100.000 anak.

Bisa menyebabkan kematian jika tidak segera diobati. Bahkan jika sudah diobati sekalipun, biasanya masih tetap memerlukan kewaspadaan karena gejala sisa penyakit tersebut umumnya masih ditemukan.

Gejala sisa meningitis pada anak-anak bisa menyebabkan ketulian, keterlambatan motorik, cacat fisik, epilepsi, disabilitas intelektual, abses otak dan sebagainya.

Bagaimana mengenai tanda maupun gejala meningitis pada anak-anak? Ini yang mungkin agak menyulitkan karena gejalanya tidak pasti. Bayi atau anak-anak bisa mengalami demam, muntah, rewel terus, bahkan kejang. Anak-anak cenderung kurang minum, terkadang sakit kepala. Seorang anak yang terkena meningitis biasanya didahului gejala batuk, pilek, demam, dan pernafasan akut. Inilah yang terkadang sering diabaikan karena dianggap sebagai sakit flu biasa. Pemeriksaan ke dokter atau rumah sakit adalah cara terbaik. Biasanya akan diperiksa cairan otaknya dengan prosedur khusus yang tentu saja aman bagi anak maupun bayi.

Bagaimana jika sudah didiagnosis terkena meningistis? Tentu saja harus segera diobati. Biasanya akan memperoleh injeksi antibiotik dalam kurun waktu tertentu. Hal ini perlu dilakukan secara intensif agar tidak menyisakan gejala sisa yang bisa kapan saja terjadi. Tentu saja bisa dipastikan memerlukan biaya yang tinggi. Untuk pengobatan maupun perawatan. Jadi selalu waspada dan perlu mengetahui Apa itu Meningitis? Begitu pula cara untuk mengenali gejala maupun pengobatannya.