Anak Sering Batuk dan Pilek? Kenali Penyebabnya 5/5 (1)

Anak seringkali menderita batuk dan pilek berkepanjangan, jadi tidaklah aneh jika sering juga disebut penyakit langganan pada anak, benar bukan? Pada umumnya anak memang sangat mudah untuk tertular penyakit dari berbagai jenis kuman, virus, bakteri dan mikroorganisme agent penyakit lainnya, mengapa demikian? mungkin karena sistem kekebalan tubuh pada yang belum optimal, sehingga virus atau kuman mudah menginfeksi dan membuat anak jatuh sakit. Lalu apa sih yang membuat anak sering terjangkit penyakit batuk dan pilek?

Perlu diketahui bahwasanya penyakit batuk dan pilek disebabkan adanya infeksi virus yang menyerang organ penciuman (hidung), tenggorkan dan sinus. Anak kecil lebih rentan untuk menderita batuk pilek jika dibandingkan anak yang jauh lebih tua, karena sistem imun atau sistem kekebalan tubuh pada anak kecil belum adekuat. Pada anak usia balita, tubuh belum mampu untuk membangun sistem kekebalan tubuh yang mampu menghalau lebih dari 100 jenis virus penyebab batuk dan pilek., saat usia anak bgelum genap 7 tahun, biasanya sistem kekebalan tubuh yang terbangun belum begitu kuat, terlebih lagi saluran pernapasan atas pada anak, termasuk organ telinga dan bagian sekitarnya belum berkembang sempurna, sehingga kondisi seperti inilah yang sangat memungkinkan bakteri, virus lebih mudah menyerang anak.

baca juga :Stimuno Untuk Balita, Suplemen Herbal Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak

Namun perlu juga diketahui, bahwa Anak yang sering batuk dan pilek jangan langsung di vonis daya tahan tubuhnya melemah, mungkin saja si kecil sedang terpapar banyak jenis virus, namun jika batuk pilek tersebut menyisakan masalah yang lebih serius, mungkin saja sistem kekebalan tubuh anak menurun.

Penyakit batuk pilek sangat mudah menular, mungkin saja si kecil tertular dari orang-orang disekitarnya, sebut saja orangtua, saudara, keluarga, sahabat dsb. Anak yang aktif bermain dengan teman-teman juga bisa saja tertular penyakit batuk pilek, dan biasanya saat anak-anak batuk mereka tidak menutup mulut sehingga memudahkan penyebaran dan perpindahan kuman keteman-teman yang lainnya, terlebih lagi anak-anak seringkali memegang hidung, mulut kemudian memegang benda-benda disekitar, termasuk teman-temanya, tentu hal ini akan mempermudah penyebaran kuman penyebab batuk pilek.

Ketika sikecil sudah pernah terpapar virus yang menyebabkan batuk dan pilek, maka sistem kekebalan tubuhnya akan terbentuk dan mampu mengenali jenis virus tersebut, dengan demikian sistem kekebalan tubuh anak semakin kuat. Seiring dengan bertambahnya usia anak maka perkembangan sistem kekebalan tubuhnya juga akan semakin optimal sehingga semakin jarang menderita batuk dan pilek.

Berbahayakah Penyakit Batuk Pilek Pada Anak?

Pada umumnya batuk pilek seringkali diiringi demam (suhu tubuh meningkat), dan kondisi ini dapat berlangsung 1 hingga 2 minggu. Beberpa jenis virus yang sering menyerang sistem pernapasan dan menyebabkan batuk pilek pada anak yang lebih tua termasuk orang dewasa terkadang membawa dampak yang lebih serius jika menginfeksi bayi dan balita, beberapa penyakit akibat virus sebagai berikut:

  • Penyakit Bronkiolitis dengan gejala khas bunyi nafas mengi, dan kesulitan bernafas.
  • Laringotrakeobronkitis dengan gejala-gejala seperti suara serak, mengeluarkan suara khas saat bernafas, dan batuk berat.
  • Pembengkakan pada leher
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit mata

Bagaimana Menghidnari Penyakit Batuk Pilek?

Seperti sama-sama kita ketahui bahwa anak-anak biasanya tertular penyakit batuk dan pilek dari lingkungan dan orang-orang di sekitarnya, benda-benda, disekitarnya yang belum tentu bersih, dan setelah kontak dengan benda-benda tersebut seringkali si kecil memasukkan jarinya kemulut atau hidung.

Karena itu, hal pertama yang perlu diajarkan buat si kecil adalah membiasakan mencuci tangan dengan sabun, misalnya setelah dari WC atau kamar mandi, sebelum dan sesudah makan, termasuk setelah bermain. Cuci tangan dengan sabun adalah hal-hal kecil yang bisa di ajarkan bagi si kecil namun memiliki manfaat yang luar biasa untuk kesehatannya.

Saat anak menderita batuk pilek, ajarkan secara perlahan untuk selalu menutup mulut saat bersin atau batuk agar tidak menulari orang-orang disekitarnya.

Beri Nilai Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *