Cara Memutihkan Gigi Alami VS Dental Bleaching, Baca Yuk!

Banyaknya orang yang mencari informasi tentang cara memutihkan gigi yang aman namun juga efektif di internet menunjukkan bahwa informasi ini sangat penting, maka admin beranda sehat akan mencoba memberikan gambaran tentang kelebihan dan kekurangan masing-masing cara memutihkan gigi, baik dengan metode alami/tradisional maupun modern dengan teknik dental bleaching. Kami hanya membantu memberikan penjelasan yang lebih obyektif, dan apapun keputusan Anda nantinya tentu merupakan pilihan terbaik Anda. Lanjut yuk !

Cara Memutihkan Gigi

Cara Memutihkan Gigi

Mengapa Gigi Menjadi Kuning?

Siapa yang tidak ingin memiliki gigi sehat, putih dan cemerlang, tentu semua orang menginginkannya, benar bukan? namun tidak semua orang beruntung memiliki gigi yang sehat dan kuat. Secara umum gigi dikatakan sehat apabila tidak terasa sakit dan tidak ada radang gusi, karang gusi, karies, saat mengunyah tidak ada rasa nyeri, tidak terdapat plak, tidak goyang, warna gigi putih kekuningan, dan mahkota gigi tetap utuh. Lalu apakah gigi yang kuning itu tidak sehat?

Jika gigi Anda sesuai kriteria gigi sehat seperti diatas, artinya gigi Anda sehat-sehat saja. Namun, gigi yang terlalu kuning tentu membuat Anda merasa kurang percaya diri dalam pergaulan.

Gigi berwarna kuning bisa di sebabkan oleh banyak hal dan banyak faktor, bisa karena faktor eksternal maupun eksternal. Nah, berikut ini beberapa faktor penyebab gigi menjadi kuning

1. Kebersihan Gigi dan Mulut Yang Buruk

Tentu saja penyebab gigi kuning yang pertama datang dari orang yang kurang memperhatikan kebersihan gigi dan mulut ( jarang menggosok gigi ), sisa-sisa makanan yang menempel di gigi secara akumulatif akan menyebabkan banyak masalah jika tidak di bersihkan secara teratur, termasuk gigi akan menjadi kuning. Jadi sangat penting mengedukasi anak-anak sejak kecil agar selalu menjaga kebersihan gigi dan mulut, dengan harapan akan menjadi kebiasaan sehat saat ia besar nanti.

2. Langsung Sikat Gigi Setelah Komsumsi Makanan Manis

Setelah proses mengunyah makanan-makanan yang manis berlangsung, biasanya mulut akan bersifat asam. Saat kondisi seperti ini secara otomatis gigi akan mengeluarkan enamel yang berfungsi menetralisir keadaan mulut dan melindungi gigi Anda. Nah, jika Anda langsung menyikat gigi sesaat setelah makan yang manis-manis, maka zat enamel ini akan hilang begitu saja, sehingga memungkinkan bakteri berkembang dengan leluasa. Lalu kapan sebaiknya menggosok gigi? Jadi rekomendasinya adalah Anda boleh menyikat gigi minimal satu jam setelah mengkomsumsi makanan manis.

3. Kebiasaan Mer0k0k ( Perok0k Aktif )

Mengapa perok0k aktif  giginya cenderung berwarna kuning? Seperti di kutip dari situs onlymyhealth.com, rok0k membuat gigi berwarna kuning karena adanya kandungan zat nik0tin dalam rok0k menyebabkan rongga mulut menjadi asam, selanjutnya elemen-lelemen nik0tin yang terikat pada  elemen gigi dan tinggal pada dinding-dinding gigi. jadi tidak heran jika para perok0k aktif sangat arang yang mempunyai gigi putih dan bersih.

4. Penggunaan Obat Pemutih Gigi yang Tidak Benar

Apa iya, obat pemutih gigi justru membuat gigi bertambah kuning? Perlu diketahui bahwa beberapa obat pemutih gigi memiliki cara kerja dengan mengerosi gigi, dan terkadang tidak bekerja secara maksimal sehingga, gigi malah bertambah kuning dan rapuh. Jadi sebaiknya sebelum menggunakan obat pemutih gigi, sebaiknya konsultasikan dengan ahlinya terlebih dahulu.

5. Minuman Berenergi

Saat ini minuman berenergi merupakan produk yang laku keras di pasaran, minuman yang menjanjikan stamina yang powerful bagi penikmatnya. Namun tahukah Anda ternyata jika minuman bernenergi ini dikomsumsi terus-menerus akan menyebabkan gigi menjadi kuning. Berdasarkan hasil penelitian yang pernah di lakukan di University Of Birmingham, menunjukkan bahwa minuman berenergi lebih korosif jika dibandingkan dengan air mineral, mengapa? karena zat kimia yang terdapat dalam minuman berenergi cenderung merusak dan mengikis gigi.

6. Penyakit Gula (Diabetes)

Salah satu dampak dari  penyakit gula/diabetes adalah gigi menjadi rapuh dan kuning, namun belum ada referensi yang bisa menjelaskan keterkaitan gigi kuning dengan penyakit diabetes. Dan tentu saja bagi penderita diabetes, terkadang hal ini kurang di perhatikan, karena mereka lebih fokus mengobati penyakit gulanya.

7. Efek Obat Tertentu

Kelenjar ludah pada mulut berfungsi menghasilkan air liur (saliva) dimana salah satu fungsinya adalah menetralisir asam di dalam rongga mulut, obat tertentu seperti tetes mata tenyata memiliki kandungan kimia yang menekan produksi dari saliva, sehingga keasaman di rongga mulut tetap tinggi, dan kabar buruknya kondisi seperti ini sangat disenangi bakteri mulut untuk berkembang biak dan menyebabkan gigi menjadi kuning dan rapuh. Beberapa jenis obat Antibiotik yang dikomsumsi ibunya saat hamil, bisa menyebabkan pewarnaan pada gigi bayi, seperti golongan obat t3tra*s1klin.

Cara Memutihkan Gigi dengan Cara Alami dan Tradisional

Menggunakan opsi memutihkan gigi dengan cara alami dan tradisional memiliki beberapa keuntungan seperti bahan-bahan utama ramuan pemutih gigi yang akan dipakai lebih mudah di peroleh, biayanya relatif murah, efek samping relatif kecil, serta dapat di olah sendiri di rumah (homemade).

Namun, seringkali muncul beberapa pertanyaan. Pertama, berapa lama ramuan ini harus digunakan untuk mendapatkan hasil yang diharapkan? Kedua, apakah ramuan ini sudah di uji laboratorium dan terbukti bisa memutihkan gigi? atau mungkin sifatnya hanya eksperimental orang-orang terdahulu.

Nah, bagi Anda yang ingin mencoba memutihkan gigi dengan cara ini, ada beberapa resep yang bisa di praktekkan antara lain:

1. Memutihkan Gigi dengan Buah Pinang

Pinang sudah sejak dahulu dipakai nenek moyang kita untuk “nyirih” dan digunakan bersama daun sirih. Untuk di beberapa wilayah di tanah air seperti di pulau Sumatera, Kalimantan kebiasaan nyirih ini masih tetap ada, dan tidak bisa dipungkiri bahwa gigi orang melakukan kebiasaan ini umumnya tetap kuat, dan bersih ( putih ). Lalu bagaimana menggunakan sirih untuk menguatkan dan memutihkan gigi? ambil biji pinang secukupnya, kemudian di bakar,setelah itu ditumbuk hingga halus. Digunakan dengan cara digosokkan pada gigi Anda secara teratur minimal dua minggu sekali.

2. Memutihkan Gigi dengan Kerak Nasi

Jadi ingat, saat orang tua dulu menanak nasi, dengan menggunakan media dapur kayu, seringkali nasi yang dimasak meninggalkan kerak nasi yang biasa dijadikan cemilan yang enak. Ternyata kerak nasi bisa diguanakan untuk memutihkan gigi lho! Caranya ambil kerak nasi secukupnya, kemudian di bakar sampai gosong, kemudian kerak nasi yang sudah gosong ditumbuk hingga halus, gunakan untuk menggosok gigi Anda teratur seminggu sekali.

3. Memutihkan Gigi dengan Siwak Arab

Siwak atau biasa juag disebut miswak adalah jenis akar pohon yang biasa di pakai sebagai pengganti odol dan sikat gigi di jaman Nabi, kaum muslim sangat suka dengan kebiasaan bersiwak karena memberikan manfaat membersihkan dan menguatkan gigi secara alami dan islami.

4. Memutihkan Gigi dari Kulit Jeruk

Jeruk tentu sangat mudah diperoleh, gunakan kulit jeruk untuk memutihkan gigi dengan cara kupas jeruk yang masih segar dan ambil kulitnya, bagian yang digunakan adalah bagian dalam yang berwarna putih, kemudian gosok pada gigi secara teratur untuk hasil yang optimal.

5. Memutihkan Gigi dengan Baking Soda Kue

Cara memutihkan gigi dengan baking soda sangat gampang caranya, langsung saja ambil baking soda kue secukupnya dan gosokkan pada gigi lebih kurang 10 menit, selanjutnya bersihkan gigi Anda dengan sikat gigi dan odol seperti biasanya. Namun perlu di ingat cara ini tidak boleh dilakukan terlalu sering, karena baking soda kue merupakan zat kimia yang tidak baik di gunakan dalam jangka waktu lama.

6. Memutihkan Gigi dengan Kulit Pisang

Siapa yang tidak kenal buah pisang, rasanya yang manis dan menyegarkan, plus manfaatnya membuat buah ini wajib ada di meja makan Anda. Untuk memutihkan gigi dengan kulit pisang caranya cukup mudah ambil kulit pisang yang masih segar, gogokkan bagian putihnya di gigi Anda, lakukan secara teratur ya!

7. Memutihkan Gigi dengan Permen Karet

Anda suka mengunyah permen karet, layaknya di film Lupus di era 90-an? Kabar baik buat Anda karena tenyata dengan mengunyah permen karet (bubble gum) akan membuat gigi Anda lebih putih, cara kerjanya sederhana permen karet yang dikunya akan mengangkat kotoran-kotoran yang menempel pada gigi, sehingga gigi tampak lebih bersih dan cemerlang.

Cara memutihkan Gigi dengan Teknik Bleaching

Dalam ilmu kedokteran gigi cara memutihkan gigi lebih dikenal dengan istilah dental bleaching. So, bagaimana cara kerja dental bleaching? Dan sejauh mana keamanan prosedur dari tindakan dental bleching? Kedua pertanyaan tersebut seringkali ditanyakan masyarakat, terkait cara memutihkan gigi ala kodekteran gigi yang disebut dental bleaching.

Sebenarnya tidak ada yang perlu di kuatirkan dari prosedur ini, dengan catatan memang dilakukan sesuai dengan standar prosedurnya dan juga oleh ahlinya. Memang sih terkadang timbul keluhan dari pasien setelah melakukan tindakan ini seperti gigi nambah sensitiv, namun dokter biasanya akan mengatasinya dengan memberikan pasta khusus untuk gigi sensitiv, atau dengan menggunakan dental mousse ( semacam krim pelindung dan penguat lapisan luar permukaan gigi). Namun tidak semua orang bisa menggunakan fasilitas ini karena biayanya relatif mahal, Anda bisa merogoh kocek Anda cukup dalam untuk memutihkan gigi dengan teknik dental bleaching.

Secara umum, ada 2 macam jenis dental bleaching, dimana keduanya disesuaikan dengan kebutuhan pasien dan derajat perubahan warna giginya.

1. Home Treatment Dental Bleaching

Bleaching gigi yang dapat dilakukan sendiri di rumah Anda. Karakteristik dental bleaching jenis inii adalah menggunakan bahan pemutih gigi dengan kandungan kimia yang relatif rendah dan hanya dapat dilakukan pada kasus-kasus ringan dimana perubahan warna gigi masih dalam kategori ringan. So, kelebihannya bisa dilakukan sendiri tanpa bantuan dokter gigi, efek samping lebih minimal, sehingga biayanyapun lebih terjangkau. Hanya saja hasil bleaching dengan cara ini hasilnya kurang maksimal, sehingga kemungkinan sangat diperlukan beberapa kali perawatan untuk hasil yang di inginkan.

Perlu diketahui bahwa, meskipun cara ini bisa dilakukan sendiri di rumah, hanya saja tetap membutuhkan pengawasan dari dokter gigi guna mencegah dan menghindari efek samping yang bisa saja timbul.

2. In Office Bleaching

Jenis tindakan ini biasanya dilakukan langsung oleh dokter gigi di ruangan klinik gigi. kriteria prosedur ini ditujukan untuk kasus-kasus perubahan gigi dari derajat ringan hingga sedang. Adapun kelebihannya adalah lebih efektif dan bisa diramalkan hasilnya, sehingga hasilnya dapat langsung dirasakan ketika prosedur selesai dilakukan. So, karena bahan pemutih gigi yang digunakan kandungan kimianya relatif tinggi, sehingga perawatan ini lebih beresiko menyebabkan efek samping. Namun tidak perlu kuatir, karena dokter sudah tahu langkah-langkah apa yang perlu dilakukan.

Namun perlu juga di ingat lho! Tidak semua tindakan dental bleaching akan berhasil sesuai harapan, mengapa? karena pada kasus-kasus perubahan warna gigi berat akibat fluorosis dan pemakaian antibiotik tetrasiklin dalam jangka waktu lama. Pada kondisi seperti ini tindakan perawatan estetik lebih efektif dengan pembuatan crown (mahkota selubung) gigi atau veneer (pelapisan permukaan gigi) dari pada menggunakan In Office bleaching.

Demikian dua opsi yang dapat Anda pilih sebagai cara memutihkan gigi dengan masing-masing kelebihan dan kekurangannya, baca juga : Travel Malang Juanda? Pilih Nahwa Travel, Bukan Yang Lain dan  Vivagoal Situs Berita Bola Terkini, Discoffeery, Kopi Hijau 100 Asli, Tips Memilih Jasa Truk Terpercaya di Indonesia. Terimakasih