Cara Tepat Menggendong Bayi

Berandasehat.com – Saat memiliki bayi, sudah menjadi hal yang wajar para orang tua merasa senang dan ingin menggendongnya. Menggendong bayi juga banyak dilakukan sehingga para orang tua tetap bisa menjaga bayi mereka meskipun harus beraktifitas lainnya misalnya memasak atau sekedar makan dan lainnya. Menggendong bayi juga menjadi solusi yang diambil saat bayi rewel atau nangis karena sakit, demam, kurang nyaman, susah tidur dan lainnya. Itulah sebabnya perlu diketahui pula bagaimana Cara Tepat Menggendong Bayi.

Pasalnya jika menggendong bayi dilakukan kurang tepat tidak jarang justru membuat bayi kurang nyaman bahkan kesulitan bernafas. Alat menggendong bayi pun saat ini sudah banyak ditemui. Namun banyak pula orang tua yang menggunakan kain atau jarik yang diselempangkan.

Sebelum mengetahui Cara Tepat Menggendong Bayi sebaiknya dipahami berapa usia bayi yang akan digendong. Bayi yang baru beberapa bulan lahir memiliki otot-otot leher yang masih lemah. Mengutip dari meetdoctor.com dikatakan bahwasanya pada beberapa bulan di awal kelahirannya, biasanya bayi belum bisa mengontrol kepalanya sendiri. Itulah sebabnya jika ketika menggendong bayi menggunakan jarik ternyata cara yang dilakukan salah, bisa menimbulkan risiko. Baca juga Penyebab dan Perawatan Bayi Ngiler.

Risiko cara menggendong bayi yang salah, bisa membuat ikatan kain terlalu kencang. Hal ini bisa menekan bagian kepala khususnya hidung dan mulut. Adakalanya membuat kepala bayi terlalu menekuk ke bagian dada. Sehingga aliran oksigen pun terhambat yang membuat bayi kesulitan bernafas. Tidak jarang kondisi tersebut juga membuat bayi kesulitan untuk menangis. Dan yang paling parah bisa menjadi salah satu penyebab kematian bayi karena keteledoran saat menggendong.

Nah, untuk menghindari risiko cara menggendong bayi yang salah tentunya perlu diketahui bagaimana cara yang paling tepat, antara lain :

1. Sebagai orang tua, saat menggendong bayi ada baiknya memperhatikan apakah wajah bayi tertutup kain gendongan atau tidak. Anda bisa melihat wajahnya atau tidak.

2. Begitu pula saat menggendong bayi yang tengah menyusu. Sebaiknya jangan menunduk, jika memang terpaksa harus mengambil sesuatu minta bantuan orang lain atau membungkuk dengan lutut jangan dengan pinggang yang membungkuk. Hal ini untuk meminimalisir bayi terjatuh.

3. Jika bayi tengah pilek atau menderita gangguan bernafas sebaiknya selalu cek bayi yang berada dalam gendongan.

4. Selalu pastikan saat menggendong bayi ikatan kain tidak terlalu kencang atau longgar. Sehingga tetap bisa membuat bayi nyaman.

Semoga Cara Tepat Menggendong Bayi bisa semakin mendekatkan Anda bersama buah hati tanpa merasa khawatir akan keselamatannya dalam gendongan. Baca juga Penuntun dan Perawatan Bayi Agar Tetap Sehat.