Ini Dia Alasan Kenapa Bayi Prematur Diberikan Perhatian Khusus

Bayi dikatakan lahir prematur ketika lahir di usia kehamilan ibunya kurang dari 37 minggu atau kurang dari usia 9 bulan. Bayi prematur berbeda dengan bayi yang lahir secara normal sehingga perlu diberikan perhatian khusus. Hal ini dikarenakan saat bayi lahir prematur ada berbagai permasalahan yang dialaminya. Beberapa masalah tersebut misalnya masalah pernafasan, masalah nutrisi, perdarahan intrakranial, masalah pendengaran, mata, pertumbuhan tulang, bahasa dan motorik, tumbuh kembang, anemia, maupun imunisasi. Belum matangnya fungsi organ bayi prematur menjadi penyebab munculnya beragam masalah tersebut. Selain itu bayi prematur juga memiliki ketahanan tubuh yang rendah.

Hal ini dikatakan dr. Marissa T S Pudjiadi, Sp.A  seperti yang dikutip tempo.co. Lebih lanjut dijelaskan salah satu masalah yang ditakuti akan dialami bayi prematur adalah kinerja paru-paru yang belum matang. Karena hal tersebut akan membuat bayi sulit untuk bernafas. Bayi nantinya akan memerlukan bantuan oksigen dan tekanan udara ke dalam paru-paru. Bahkan ada pula yang memerlukan alat bantu nafas dan diberikan preparat surfaktan.

Selain itu bayi prematur juga dikatakan sangat rentan mengalami infeksi pada saluran pernafasan. Bayi prematur harus sebisa mungkin dijauhkan dari siapa saja yang tengah menderita penyakit pada pernafasan misalnya pilek dan batuk. Selain itu perlu dijauhkan pula dari ruangan yang penuh sesak, kurang sirkulasi udara, bahkan asap rokok. Memastikan lingkungan dengan udara bersih bagi bayi prematur sangat diperlukan.

Tidak hanya itu saja karena bayi prematur relatif memiliki masalah berat badan. Kemampuan lambung bayi prematur yang belum optimal juga membuatnya kesulitan menyerap Air Susu Ibu (ASI). ASI memang sumber nutrisi terbaik bagi bayi. Namun untuk bayi prematur terkadang membuatuhkan suplemen kalori ASI (HMF) yang tepat untuk bayi prematur. Dokter akan menentukan butuh tidaknya bayi prematur untuk diberikan HMF atau hanya cukup diberiikan ASI saja.

Belum lagi jika bayi prematur mengalami anemia sehingga memerlukan pengecekan dari laboratorium untuk mengetahui hal tersebut. Termasuk melakukan pemeriksaan USG untuk mengetahui ada tidaknya permasalahan pada pembuluh darah dalam kepala bayi. Termasuk melakukan screening pada fungsi pendengan bayi.

Ada beragam tindakan screening pada bayi prematur yang harus dilakukan. Ada banyak perhatian khusus diberikan untuk bayi prematur. Bagi kedua orang tua dan orang dewasa kebanyakan, mungkin hal tersebut memberikan perasaan kasihan dan tidak tega. Namun hal tersebut memang harus dilakukan untuk mengetahui bagaimana kondisi sebenarnya pada bayi prematur sehingga bisa segera diberikan penanganan terbaik untuk tumbuh kembang bayi tersebut.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *