Kapan Sebaiknya Bayi Diijinkan untuk Dipijat?

Kapan Sebaiknya Bayi Diijinkan untuk Dipijat? Sebaiknya memang perlu diketahui sehingga proses pemijatan pada bayi juga tepat. Pasalnya hingga kini kebiasaan memijat bayi memang sudah dilakukan sejak jaman dahulu. Namun karena tulang bayi cenderung belum kuat maka proses pemijatan yang dilakukan juga berbeda. Itulah sebabnya perlu mengetahui waktu yang paling tepat bayi bisa memperoleh pemijatan.

Menurut dr. Nurul Iman Nilam Sari, Sp.A seperti yang dikutip oleh tempo.co menyebutkan bahwasanya pijat bayi yang dikenal juga dengan sebutan baby massage atau infant massage sebagai ungkapan kasih sayang ibu pada anaknya melalui sentuhan kulit. Sentuhan tersebut kemudian memperoleh respon dari anak sebagai bentuk perhatian, perlindungan dan tentu saja ungkapan cinta. Pijat bayi memberikan efek positif untuk perkembangan buah hati. Hal ini sudah dilakukan penelitian sehingga bisa dipercaya.

Ada baiknya untuk mengetahui kapan sebaiknya bayi bisa dipijat dengan menginformasikan pada tenaga kesehatan, bidan atau dokter yang menangani Anda selama kehamilan maupun kelahiran buah hati. Hal ini termasuk cara untuk mengetahui bagaimana kondisi kesehatan maupun kekuatan tulang bayi tersebut. Jika masih berusia kurang dari dua bulan tentu pemijatan yang dilakukan harus sangat hati-hati dan lembut. Tulang anak tersebut tentu masih sangat rawan. Itulah mengapa perlu melakukan konsultasi sehingga bisa diketahui waktu yang paling tepat termasuk gerakan pemijatan yang bisa dipraktikkan.

Beberapa hal berikut bisa menjadi pertimbangan sebelum melakukan pijat bayi, yaitu :

1. Pemilihan tempat yang nyaman dan tenang begitu pula dengan suasana hati atau mood ibu dan bayi. Untuk  waktu pemijatan sekitar 15 menit pagi dan malam, sebelum tidur. Jangan dilakukan saat buah hati lapar atau setelah minum atau makan.

2. Jangan lupa untuk menyiapkan berbagai peralatan yang diperlukan misalnya handuk, popok, baju, baby oil atau cream atau lotion untuk bayi.

3. Ibu perlu duduk dengan nyaman, bayi sebaiknya dibaringkan pada permukaan kasur atau kain yang lembut dan tentu saja bersih. Bisa juga sambil mendengarkan musik yang lembut misalnya musik klasik atau favorit dengan lampu yang redup atau tidak terlalu menyilaukan.

4. Proses pemijatan bisa dilakukan dari kaki, perut, dada, tangan, muka dan terakhir pada bagian punggung. Lakukan dengan lembut dan hati-hati.

5. Saat memijat bisa dengan berbicara pada buah hati, dengan suara yang menyenangkan, dengan tatapan yang hangat. Cara ini sekaligus bisa mempererat hubungan dengan buah hati. Perhatikan pula ekspresi buah hati saat dipijat. Bisa jadi ada pijatan yang mereka sukai dan membuat mereka tertawa. Jika bayi tidak nyaman atau menangis sebaiknya tidak dipaksakan.

Melalui pijat bayi tersebut ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dimana akan berpengaruh terhadap kedekatan psikologis antara ibu dan anak, berpengaruh pada sistem pernafasan, pencernaan, peredaran darah, maupun kekebalan tubuh. Bayi juga akan tidur lebih nyenyak. Nah, tidak ada salahnya untuk mengonsultasikan dengan dokter Anda Kapan Sebaiknya Bayi Diijinkan untuk Dipijat?

Beri Nilai Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *