Kenali 7 Jenis Elektrolit dalam Tubuh Manusia beserta Manfaatnya

Kenali 7 Jenis Elektrolit dalam Tubuh Manusia beserta ManfaatnyaApa itu elektrolit? Menurut wikipedia elektrolit Elektrolit adalah suatu zat yang larut atau terurai ke dalam bentuk ion-ion dan selanjutnya larutan menjadi konduktor elektrik, ion-ion merupakan atom-atom bermuatan elektrik. Elektrolit bisa berupa air, asam, basa atau berupa senyawa kimia lainnya.

Nah, elektrolit ini terdapat pada seluruh cairan tubuh kita, jumlah elektrolit dalam tubuh manusia di nyatakan dalam satuan miliequivalen per liter cairan tubuh atau miligram per 100 mL (mg/100 mL). Berikut ini ada 7 jenis elektrolit yang penting bagi tubuh kita beserta manfaanya secara umum:

Natrium

Natrium merupakan kation utama yang terdapat dalam CES ( cairan ekstra seluler ). Nilai normal natrium di dalam plasma adalah 135-145 mEq/L. Natrium berperan dalam pengaturan keseimbangan cairan, penghantaran impuls, dan kontraksi otot. Pergerakan natrium ke dalam dan keluar sel di lakukan secara transpor aktif melalui pompa natrium-kalium. Konsentrasi normal natrium di atur oleh ADH dan aldosteron. Eksresi dari natrium dapat di lakukan melalui ginjal atau sebagian kecil melalui urine, keringat, dan air mata. Regulasi non natrium dilakukan  dengan asupan natrium, hormon aldosteron, dan pengeluaran urine. Makanan seperti susu, bit dan seledri mengandung natrium alami.

Kalium

Kalium merupakan katin utama yang terdapat dalam CIS ( cairan intra seluler ). Nilai kalium di dalam plasma  berkisar di antara 3,5-5,3 mEq/L. Kalium berperan dalam mempertahankan keseimbangan cairan intraseluler serta  mengatur keseimbangan asam-basa, transmisi impuls jantung, dan juga kontraksi otot. Keseimbangan kalim di atur ginjal dengan mekanisme perubahan dan penggantian dengan ion natrium dalam tubulus ginjal serta sekresi aldosteron. Peningkatan jumlah aldosteron akan meningkatkan jumlah kalium yang di keluarkan oleh ginjal. Akibatnya, konsentrasi kalium di dalam CES akan menurun. Selain di eksresikan oleh ginjal dalam bentuk urine, sebagian kalium di eksresikan melalui feses dan keringat. Bahan makan yang banyak mengandung kalium termasuk daging merah, ayam dan ikan. Sayuran seperti brokoli, kentang, tomat dan kacang polong juga kaya kalium. Sedangkan, buah yang tinggi tinggi kalium meliputi pisang, kiwi, melon, aprikot dan buah jeruk.

Kalsium

Kalsium merupakan elektrolit yang berperan dalam pembentukan tulang, penghantaran impuls saraf, kontraksi otot, pembekuan darah, dan mengaktifkan enzim-enzim tertentu. Nilai kalsium di dalam plasma berkisar antara 4-5 mEq/L. Pengaturan konsentrasi kalsium  dalam tubuh dilakukan  oleh kelenjar paratiroid dan tiroid. Jika kalsium darah menurun, kelenjar paratiroid akan mensekresikan parathormon yang dapat meningkatkan jumlah kalsium dalam darah. Kelenjar tiroid berfungsi menghasilkan kalsitonin yang akan menurunkan kadar kalsium dalam darah dengan cara mempercepat absorbsi kalsium oleh tulang. Banyak makanan mengandung kalsium, tetapi sumber kalsium yang baik antara lain yogurt, kacang polong dan susu skim.

Magnesium

Magnesium merupakan kation kedua terbanyak di dalam CIS. Nilai normal magnesium berkisar antara 1,5-2,5 mEq/L. Kation ini memiliki peran penting dalam aktivitas enzim serta eksitabilitas neurokimia dan otot. Konsentrasi magnesium di pengaruhi oleh kalsium. Oleh sebab itu, salah satu pengatur keseimbangan magnesium adalah parathormon yang dihasilkan oleh kelenjar paratiroid. Secara alami, asupan magnesium bisa diperoleh dari kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran berdaun hijau, labu dan biji labu.

Klorida

Klorida merrupakan anion utama dalam CES. Klorida bersatu dengan natrium untuk mempertahankan tekanan osmotik darah. Nilai normal klorida berkisar antara 95-105 mEq/L. Klorida ditemukan secara alami dalam makanan seperti rumput laut, tomat, seledri, dan zaitun.

Bikarbonat

Biarbonat adalah elektrolit yang berfungsi sebagai bufer kimia utama dalam tubuh. Elektrolit ini terdapat di dalam CES dan CIS. Nilai normal bukarbonat di dalam tubuh manusia berkisar antara 22-26 mEq/L.

Fosfat

Fosfat merupakan bufer anion di dalam CES dan CIS. Bersama dengan  kalsium, fosfat membantu pembentukan dan pertumbuhan gigi. Fosfat juga membantu kerja neuromuskuler, metabolisme karbohidrat, dan pengaturan asam basa. Anion ini diserap dari saluran pencernaan dan dikeluarkan melalui urine. Kerja fosfat diatur oleh parathormon dan diaktifkan oleh vitamin D. Nilai fosfat di dalam tubuh kita berkisar antara 2,5-4,5 mg/100 mL. Buah-buahan dan sayuran mengandung sangat sedikit fosfor. Daging dan produk susu menyediakan sumber fosfor yang utama dalam diet Anda.

Mengingat sedemikian besarnya peranan 7 komponen elektrolit ini di dalam tubuh kita, maka menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit merupakan perlu di jaga. Bisa dibayangkan jika tubuh kekurangan cairan dan elektrolit karena beberapa penyakit seperti diare, akan menyebabkan tubuh menjadi dehidrasi sehingga akan mengganggu fungsi tubuh secara keseluruhan, dan jika hal ini berlangsung terus akan mengakibatkan hal buruk dan fatal.

Baca juga artikel tentang cara melindungi keluarga dari bahaya yang ditimbulkan akibat gigitan nyamuk Aedes Aegypti, Anopheles, Culex dengan HIT Obat Nyamuk.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *