Yuk Kenali Gejala, Penyebab Dan Cara Mencegah Stunting

Stunting merupakan masalah yang masih banyak terjadi pada anak Indonesia. Meskipun tidak banyak orang tua yang mempermasalahkannya, padahal ini tidak baik untuk perkembangan seorang anak sejak masih dalam kandungan hingga berusia sekitar 2 tahun. Hal inilah yang membuat orang tua harus tahu betul bagaimana gejalanya sehingga bisa menghindari ataupun mencegah.

Stunting

Apa Saja Gejala Stunting Itu Ya?

Gejala bisa diketahui dengan melihat keadaan fisik seorang anak. Akibat dari gejala ini kondisi yang dialami sang anak akan berbeda dengan anak yang normal.

1. Bertubuh pendek di bawah tinggi secara rata-rata sesuai usia anak karena melambatnya pertumbuhan.
2. Selain pertumbuhan badan, gigi anak juga telat tumbuh.
3. Daya ingat yang tidak maksimal ditambah konsentrasi pada pelajaran sangat buruk.
4. Ketika menginjak remaja, maka pubertas anak yang mengalami kondisi ini akan terlambat.
5. Saat umum 8 hingga 10 tahun, anak menjadi lebih pendiam serta tidak dapat melakukan kontak mata dengan orang lain.

Penyebab Stunting

Orang tua terutama pasangan yang baru menikah harus mengetahui apa saja penyebab pada anak, agar ke depannya bisa menghindari ataupun meminimalisasi terjadinya kondisi yang tidak diinginkan pada anaknya.

1. Kurangnya Asupan Nutrisi Sang Ibu

Ketika mengandung, maka ibu harus mendapatkan nutrisi yang cukup untuk dirinya sendiri dan janin dalam kandungan. Jika kekurangan nutrisi, bukan saja bisa memicu terjadinya stunting pada anak saat lahir namun juga masalah kesehatan yang lainnya. Sehingga nutrisi berupa kalsium, protein, omega-3 dan zat besi harus dikonsumsi dalam kadar yang cukup oleh ibu. Ketika anak sudah lahir, maka ASI eksklusif sangat penting didapatkan oleh seorang anak dengan jumlah yang cukup tentunya hingga batas usia yang sudah ditentukan.

2. Kurang Asupan Nutrisi Untuk Pendamping ASI

Jika anak masih dalam masa mendapat ASI dari ibunya, sedangkan asupan makanan sehat dan bergizi yang lain tidak cukup, ini juga berpengaruh pada pertumbuhan anak. Ketika masih anak-anak adalah masa pertumbuhan sehingga makanan yang sehat dan bergizi harus selalu diperhatikan oleh orang tua.

3. Kebersihan Lingkungan

Lingkungan yang tidak bersih berpengaruh pada kesehatan anak. Ketika bakteri dari lingkungan kotor masuk ke mulut anak kemudian lanjut ke usus akan menyebabkan infeksi usus. Penyerapan nutrisi pun akan terhambat sehingga tubuh kekurangan nutrisi yang berakibat pada melambatnya pertumbuhan anak.

Cara Mencegah Stunting

Setelah mengetahui penyebab stunting maka mencegahnya adalah kebalikan dari penyebab tersebut. Jika seorang ibu kekurangan nutrisi, maka cara mencegahnya dengan mencukupkan nutrisi untuk ibu.

1. Ibu Hamil Makan Makanan Yang Bergizi

Terdapat pemahaman pada sebagian orang tua dimana ketika hamil harus makan banyak agar anak sehat. Padahal anggapan ini salah tetapi yang benarnya adalah seorang ibu hamil harus makan makanan yang sehat dan bergizi agar janin dalam kandungannya sehat. Tidak boleh makanan yang tidak bersih, selain itu sebelum makan juga harus mencuci tangan agar tidak masuk bakteri ke mulut.
Makanan yang dikonsumsi tidak boleh sembarangan, mengingat tidak semua tempat menjual makanan yang bersih dan higienis. Vitamin dan mineral tertentu pun sangat dibutuhkan oleh ibu selama mengandung, termasuk juga suplemen penambah darah. Jangan malas cek kandungan secara rutin ke dokter untuk mengetahui detail kondisi anak.

2. Berikan ASI Eksklusif

Anak yang baru lahir hingga umur tertentu harus mendapat ASI eksklusif selanjutnya setelah berusia 6 bulan, dilanjutkan dengan memberikan MPASI. Kandungan kedua asupan ini sangat penting bagi anak, salah satunya meningkatkan antibodi sang anak yang juga berpengaruh pada tumbuh kembang anak.

3. Lingkungan Yang Bersih

Ketika anak sudah lahir dan sudah bisa merangkak atau berjalan, maka kebersihan lingkungan anak harus diperhatikan. Jangan biarkan anak bermain di lingkungan kotor, apalagi jika di rumah ada binatang peliharaan. Sebaiknya jauhkan anak bermain di area dekat kandang hewan peliharaan meskipun anak sangat suka dengan hewan tersebut.

Mengingat akhir-akhir ini banyak sekali masalah stunting yang terjadi pada anak-anak Indonesia, maka sebaik mungkin orang tua harus memperhatikan penyebab dan cara pencegahan. Jadi, selamat dipraktikkan cara pencegahannya dan semoga berhasil.

Tinggalkan komentar

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)