Mengapa Anak Saya Kurus?

Anak KurusKurus adalah keadaan berat badan tubuh di bawah normal. Jika kurus namun berisi dan sehat tentu tidak ada yang perlu di permasalahkan. Namun, bagi anak-anak kurus yang tampak layu, kurang nutrisi, dan sakit-sakitan maka sudah sepatutnya jika orangtua mencari solusi untuk mengembalikan kesegaran anak. Kurus pada bayi dan anak bisa disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya:

Malnutrisi, kekurangan nutrisi menyebabkan anak menjadi kurus dengan berat badan di bawah normal.

  • Adanya satu penyakit tertentu, misalnya batuk yang berkepanjangan membuat berat badan turun dan anak menjadi kurus.
  • Kondisi psikis kurangnya perhatian dan kasih sayang sehingga anak menjadi kurus.
Menanggulangi Anak Agar Tidak Kurus

Anak-anak yang kurus biasanya disebabkan oleh beberapa hal seperti telah dijelaskan diatas, dan keadaan ini bisa dicegah dengan cara:

  1. Memberikan nutrisi yang seimbang dan gizi yang baik melalui asupan makanan dan minuman pada anak-anak. Memasak sendiri dan menyiapkannya merupakan alternatif terbaik terpenuhinya gizi si kecil. Kepadatan makanan juga perlu dicermati, misalnya makanan pada bayi, balita, dan anak-anak tentu memiliki tingkat kepadatan yang berbeda sesuai dengan usia. Demikian pula dengan anak yang memiliki masalah dengan gigi geligi, perlu dibuatkan makanan yang mudah dikunya dan ditelan agar tetap terpenuhi nutrisi dan gizinya. baca juga cara mengatasi anak susah makan dengan laperma platinum
  2. Jika anak kurus karena mengidap penyakit tertentu, maka orangtua perlu membawa anak ke dokter dan ahli gizi yang akan menyusun menu sehat bagi mereka. Penyakit yang dituntaskan pengobatannya tidak lagi mengganggu selera makan dan pencernaan si anak sehingga badannya tidak kurus lagi.
  3. Kurus karena faktor psikis, anak emmikirkan suatu hal sehingga selera makannya menurun drastis. Perhatian dari orangtua dan pengasuh sangat diperlukan apabila kurusnya si anak karena faktor ini. Mengajak anak-anak bermain, bercengkrama, dan berwisata bersama keluarga merupakan cara-cara yang diharapkan dapat mendekatkan anak dengan orangtua. Keterbukaan anak mengungkapkan permasalahnnya akan terbawa sampai kelak mereka remaja dan dewasa.