Mengapa Jari Tangan dan Kaki Sering Dingin ?

Mengapa Jari Tangan dan Kaki Sering Dingin ? – Adalah hal yang normal jika jari tangan dan kaki bereaksi terhadap dingin. Namun beberapa orang, merasa dingin berlebihan, bahkan jika mereka menaruh tangan di lemari es atau memegang kaleng dingin. Sirkulasi buruk dan kurangnya aktivitas kelenjar tiroid dapat berkontribusi tapi penyebab lebih umumnya adalah Raynaud’s, dimana pembuluh darah kecil di jari tangan ( dan kadang di jari kaki ) kejang, biasanya akibat dingin. Jari tangan dan kaki jadi putih dan dingin, kemudian biru. Saat darah mengalir kembali, jari memerah dan terasa nyeri menusuk, atau terasa mati rasa.

Raynaud’s juga disebabkan alat bervibrasi seperti gergaji, beberapa obat resep, dan stres, atau ini dapat terjadi sebagai gejala fisik penyakit yang berakibat pada pembuluh darah atau sendi.

Jika jari kaki atau tangan Anda peka terhadap dingin, coba tips berikut untuk menguranginya :

  • Hindari memegang benda dingin. Gunakan sarung tangan atau handuk untuk mengeluarkan makanan dari lemari es. Gunakan gelas berkuping saat minum minuman dingin.
  • Berhenti merokok; nikotin menyempitkan pembuluh darah dan menyebabkan Raynaud’s.
  • Hentikan minuman berkafein seperti kopi.
  • Pertahankan tubuh tetap hangat membantu sirkulasi ke tangan dan kaki. Berpakaian hangat saat Anda berada di udara dingin.
  • Jika jari tangan menjadi putih dan mati rasa, goyangkan lengan Anda dalam lingkaran besar, kepalkan dan buka tangan Anda. Goyangkan jari kaki Anda untuk meningkatkan aliran darah. Gunakan pengering rambut di toilet untuk menghangatkan tangan Anda atau rendam jari tangan dan kaki Anda di air hangat.

Tips Praktis 

Berpakaian hangat, pakai beberapa lapis pakaian untuk memerangkap panas di kulit Anda, pakaian dalam hangat dapat membantu.

  • Kenakan topi dan hangatkan tangan Anda sebelum memasang sarung tangan ( sarung tangan rajut yang lebih hangat ). Coba sarung tangan berbaterai untuk menghangatkan.
  • Kenakan kaos kaki hangat dan taruh bantalan di sepatu atau bot Anda. Hindari kaos kaki atau pakaian ketat karena akan menghambat aliran darah.

Pencegahan

Beberapa perubahan gaya hidup dapat mencegah atau mengurangi frekuensi serangan

  • Lakukan olahraga teratur untuk menstimulasi sirkulasi.
  • Jika masalah Anda dipicu oleh stres, terapkan beberapa latihan pernapasan dan teknik peregangan otot.
  • Hindari menggunakan peralatan yang bergetar jika ini penyebabnya.

Tags: