Mengenal Irritable Bowel Sydrome ( IBS )

Mengenal Irritable Bowel Sydrome ( IBS ) – IBS atau sindrom gangguan usus besar sangatlah bervariasi, umumnya kembung, sakit perut, dan kram, yang membaik setelah mengeluarkan angin atau buang air. Tinja Anda mungkin encer atau konstipasi, atau diantaranya. Anda perhatikan ada ingus di kotoran, dan merasa buang air besar tidak tuntas. Anda merasa cepat kenyang daripada biasanya saat makan. Gejala lainnya termasuk mual, nyeri punggung, berulang buang air kecil, dan sakit kepala. Meskipun simptomnya berkaitan, IBS bisa berlangsung tahunan. Penyebabnya tidak diketahui, tapi sensitivitas terhadap makanan tertentu, infeksi dan stres dapat memicu serangan.

Beberapa tips seputar diet dan perubahan gaya hidup perlu Anda lakukan untuk mencegah dan mengobati Irritable Bowel Syndrome.

  • Pertahankan diary untuk 2 sampai 3 minggu, catat apa yang Anda makan dan minum, kapan serangannya terjadi, untuk mengidentifikasi pemicunya. Pemicu umumnya susu, gandum, buah, jeruk, alkohol, dan kopi.
  • Makan dan minum perlahan, dan kunyah makanan dengan baik. Makan makanan kecil beberapa kali sehari. Makanlah pada waktu yang tetap.
  • Jika konstipasi adalah masalahnya, bertahap tambahkan serat dalam makanan Anda, seperti sereal, roti gandum, buah, dan sayuran. Cobalah suplemen serat.
  • Jika Anda diare, hentikan teh, kopi, kola, alkohol, dan makanan berlemak, dan berhenti merokok. Minum 6-8 gelas air setiap hari dan hindari minuman bersoda.
  • Bejalan, bersepeda, atau berenang 20-30 menit setia hari dapat mengurangi stres.
  • Jika stres pemicu IBS, praktekkan latihan untuk membuat Anda rileks.
  • Jika gaya hidup tak membantu, coba obat anti spasmodik ( anti kejang bagi otot usus ) atau anti diare.

Kunjungi dokter Anda jika gejala memburuk atau tak hilang setelah dua minggu atau setelah tips diatas dilakukan, namun tidak ada perubahan.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •