Mengenal Penyakit Selulitis Pada Anak

Berandasehat.comSelulitis merupakan bentuk infeksi kulit dan jaringannya yang dapat memberikan dampak pada seluruh area tubuh. Umumnya sering bermula pada area kulit yang rusak, kemudian bekteri menginvasi dan menyebabkan inflamasi, nyeri, bengkak, rasa panas, dan tampak kemerahan.

Penyebab

Keadaan yang memungkinkan bakteri untuk masuk, misalnya eksim dan jerawat yang meradang dan parah, akan membut anak berisiko untuk terkena selulitis. Cacar air, luka tergores, bekas gigitan serangga, gigitan hewan, atau luka tusuk dan beberapa penyebab lainnya.
Selulitis dapat juga terbentuk di bagian kulit yang utuh, terutama pada penderita diabetes atau orang yang mengkomsumsi obat-obatan yang dapat menekan sistim imun dalam tubuh.

Selulitis memerlukan pemantauan yang intens, terutama jika mengenai bagian kelopak dan jaringan disekitar mata, bisa karena akibat trauma seperti gigitan serangga atau tergores. Selulitis biasanya diobati dengan antibiotik, jangan sampai dibiarkan dan berkembang menjadi infeksi yang lebih serius.

Gejala

Selulitis yang tidak menular, biasanya dimulai sebagai suatu bagian kecil yang meradang, nyeri, bengkak, panas, dan kemerahan pada kulit. Ketika daerah yang memerah mulai menyebar, anak akan merasakan kesakitan dan ketidaknyamanan, demam, serta dapat disertai menggigil dan berkeringat. Pembengkakan kelenjar getah bening di bagian lipatan kadang-kadang ditemukan pada bagian terdekat kulit yang mengalami infeksi.

Pencegahan

  • Anda dapat mencegah selulitis dengan melindungi kulit Anak Anda dari luka, memar, dan goresan. Ini mungkin tidak mudah, terutama dengan anak-anak yang aktif yang suka menjelajah atau berolahraga. Peraltan pelindung dikenakan untuk mencegah cedera lainnya juga dapat melindungi kulit, seperti siku, dan penutup lutut untuk skating, helm untuk bersepeda, pelindung tulang kering untuk sepak bola, celana panjang dan kemeja lengan panjang untuk hiking, sandal kayu ( tidak telanjang kaki ) di pantai, dan sabuk pengaman saat naik kendaraan bermotor.
  • Jika anak Anda terkena goresan, cucilah  luka dengan air dan sabun. Oleskan salep antibiotik dan menutup luka dengan perban perekat atau kasa. Hubungi dokter jika anak Anda memiliki luka besar, luka tusukan yang dalam, atau gigitan (hewan atau manusia).

Kapan Saya Menghubungi Dokter ?

Hubungi dokter setiap kali ada darah kulit anak Anda menjadi merah, hangat, dan menyakitkan – dengan atau tanpa demam dan menggigil. Ini terutama penting jika kulit yang terkena pada wajah atau jika anak Anda memiliki penyakit kronis (seperti diabetes) atau kondisi yang menekan sistem kekebalan tubuh.
Karena selulitis dapat terjadi sangat cepat setelah gigitan hewan, hubungi dokter jika anak Anda digigit oleh binatang, terutama jika luka tusukan yang dalam. Gigitan manusia juga dapat menyebabkan infeksi kulit dan harus dilihat dan diperiksa oleh dokter. Jika garis-garis merah berkembang dari daerah yang terinfeksi atau gejala memburuk meskipun pengobatan antibiotik, anak Anda harus dikaji ulang.

Gambar : health.detik.com