Mengenal Penyakit Silent Killer

Mengenal Penyakit Silent Killer mungkin akan menjawab beberapa pertanyaan mengapa terjadi kematian mendadak akibat serangan jantung tanpa diketahui gejalanya terlebih dahulu. Mengutip dari tempo.co setidaknya terdapat sekitar 30 persen pada pria dan sekitar 45 persen pada wanita mengalami serangan jantung tanpa tanda sebelumnya. Serangan yang terjadi ini pun bisa menyebabkan kematian secara langsung. Itulah mengapa serangan jantung disebut sebagai silent killer.

Nah, setelah Mengenal Penyakit Silent Killer ada baiknya mengetahui cara mudah untuk mencegah datangnya silent killer menghampiri kita. Salah satu cara mudah yang bisa dilakukan adalah dengan mengetahui indikator kesehatan kita. Setidaknya ada lima indikator kesehatan kita yang bisa dijadikan pedoman untuk mencegah datangnya silent killer atau serangan jantung. Sebelumnya jantung memang identik dengan penyakit yang dipengaruhi gen atau keturunan. Namun belakangan gaya hidup mendorong hal tersebut bisa dialami siapa saja. Itulah mengapa setiap orang harus waspada.

Berikut ini lima indikator kesehatan yang bisa diketahui melalui periksa klinik laboratorium, puskemas, rumah sakit dan sebagainya antara lain :

1. Menjaga tekanan darah atau tensi tetap normal. Kadar normal tensi pada saat istirahat berkisar 100 – 140 mmHg (sistolik) dan 60 – 90 mmHg (diastolik)

2. Kadar gula dalam darah. Kadar gula darah normal saat puasa adalah kurang dari 6,1 mmol/l atau 110 mg/dl

3. Kadar lemak dalam darah atau trigliserida. Kadar normal trigliserida adalah kurang dari 150 mg/dl. Jadi sebaiknya hati-hati ketika diperiksa berada pada 150 – 199 mg/dl, 200 – 499 mg/dl dan di atas 500 mg/dl.

4. Kadar kolesterol dalam tubuh. Kadar normal adalah 160 – 200 mg. Namun jika memeriksakannya sebaiknya diketahui dengan terperinci berada kadar kolesterol jahat dan berapa kadar kolesterol baik.

5. Kebiasaan berolahraga. Sebaiknya dalam seminggu selalu rutin melakukan olahraga setidaknya dua hingga tiga kali misalnya 30 hingga 60 menit melakukan olahraga. Bisa berjalan kaki, jogging, bersepeda, dan sebagainya.

Berdasarkan informasi dari Organisasi Kesehatan Dunia disebutkan jika mengetahui angka kesehatan indikator kesehatan tersebut maka risiko mengalami penyakit jantung bisa dikurangi setidaknya 20 hingga 22 persen. Apalagi antara penyakit darah tinggi, stroke, dan jantung juga saling berhubungan. Alhasil ketika rutin mengetahui indikator kesehatan tersebut maka tidak hanya penyakit jantung saja yang bisa dicegah. Sehingga setelah Mengenal Penyakit Silent Killer dan indikator kesehatan maka bisa menjauhkan diri dari berbagai penyakit yang bisa memberikan dampak terburuk yaitu kematian secara mendadak.