Mengenal Penyebab Biang Keringat pada Bayi

BerandaSehat.comPenyebab Biang Keringat pada Bayi seringkali membuat khawatir para ibu. Pasalnya biang keringat yang ada pada buah hati tentu sangat menganggu. Anak-anak terutama bayi akan sangat terganggu bahkan tidak jarang akan menangis ketika di bagian kulitnya terdapat biang keringat. Kulit bayi sangat sensitif itulah mengapa sangat mudah mengalami gangguan kulit salah satunya Miliaria Rubra atau biasa dikenal dengan sebutan biang keringat.

Terjadinya biang keringat atau keringat buntet dikarenakan kelenjar keringat yang ada pada permukaan kulit tersumbat. Alhasil pada kulit bayi pun terdapat bintil-bintil kecil, kemerahan terkadang berisi air. Biasanya biang keringat dialami bayi yang masih berusia beberapa minggu. Sebelumnya perlu diketahui terlebih dahulu jenis-jenis biang keringat, yaitu :

Biang keringat yang terjadi pada lapisan atas kulit atau Miliaria Kristalina. Biasanya berbentuk gelembung kecil dan berisi cairan jernih. Biasanya kulit tidak berwarna kemerahan dan muncul pada bagian punggung, leher, dahi, dan dada.

Biang keringat yang terjadi pada lapisan kulit bagian tengah atau Miliaria Rubra. Berbentuk gelembung kemerahan dan tersebar di beberapa bagian tubuh adakalanya juga hanya di tempat tertentu. Biasanya bayi atau anak-anak akan merasa gelisah karena biang keringat ini adakalanya terasa gatal atau perih terutama ketika kulit berkeringat. Kebanyakan anak-anak mengalami biang keringat satu ini.

Biang keringat yang terjadi pada lapisan kulit bagian dalam atau Miliaria Profunda. Biasanya kulit akan mengalami bintil-intil putih namun tidak berwarna kemerahan. Biang keringat ini juga tidak menimbulkan rasa gatal atau pedih. Biang keringat  ini juga sangat jarang dialami anak-anak atau bayi.

Setelah mengetahui jenis-jenis biang keringat maka ada baiknya mengetahui Penyebab Biang Keringat pada Bayi sehingga lebih mudah bagi Anda untuk mengatasinya, antara lain :

1. Adanya perubahan iklim. Cuaca panas atau lembab akan mendorong seseorang mengeluarkan lebih banyak keringat dibandingkan hari biasa. Begitu pula yang terjadi pada buah hati Anda. Apalagi pada kulit bayi yang memiliki kelenjar keringat yang masih sangat peka terhadap perubahan iklim. Sehingga sekecil apapun perubahan yang terjadi maka bisa berpengaruh terhadap kulit mereka.

2. Bahan pakaian. Pilih bahan pakaian untuk buah hati Anda yang mudah menyerap keringat misalnya katun. Hindari pakaian yang berbahan serat sintetis seperti nilon karena bisa mempersulit penguapan keringat pada bayi sehingga bisa menimbulkan biang keringat.

3. Tingginya aktifitas yang dilakukan. Tingginya aktifitas buah hati juga semakin meningkatkan jumlah keringat yang dikeluarkan.

4. Bakteri penyumbat pori. Jika kebersihan buah hati kurang terjaga maka besar kemungkinan banyak bakteri yang menempel pada pori-pori kulit dan menyumbatnya. Sehingga  lama kelamaan bisa menyebabkan biang keringat.

Semoga setelah mengetahui beberapa informasi mengenai jenis maupun faktor Penyebab Biang Keringat pada Bayi membuat Anda lebih tenang dan tidak khawatir mengapa kulit buah hati Anda terdapat bintil-bintil kemerahan maupun bintil-bintil tanpa kemerahan.