Mengenal Penyebab Keputihan

Penyebab keputihan seringkali menjadi pertanyaan bagi sebagian wanita yang mengalaminya. Perlu diketahui selain mengalami menstruasi setiap bulannya, wanita juga mengalami keputihan. Keputihan normalnya dialami sebelum atau sesudah menstruasi. Menurut dr. Alexander Chandra, SpKK dalam meetdoctor.com keputihan dikatakan sebagai sekresi v*g*nal ab-normal yang terjadi pada wanita. Keputihan normalnya ditandai dengan keluarnya cairan berwarna putih dan tidak gatal dari saluran v*g*nal. Namun adakalanya berwarna putih kekuningan, putih berbau dan gatal.

Penyebab keputihan bisa juga karena wanita tersebut terlalu lelah dengan aktifitas yang dilakukan. kemudian daya tahan tubuh juga berkurang. Sebagian besar, cairan keputihan berasal dari leher rahim. Namun adakalanya berasal juga dari area kewanitaan yang mengalami infeksi. Biasanya terjadi pada keputihan yang tidak normal atau patologis. Wanita yang mengalami keputihan yang terinfeksi biasanya akan merasakan gatal di bagian bibir v*g*na bagian dalam atau luar.

Penyebab keputihan patologis bisa terjadi karena adanya infeks bakteri, jamur, virus atau parasit Trichomonas vaginalis. Bisa juga disebabkan karena kebiasaan sehari-hari. Kebiasaan yang menjadi penyebab keputihan antara lain kebiasaan menggunakan tissue untuk mengeringkan bagian kewanitaan sesudah buang air kecil maupun besar. Kemudian penggunaan pakaian dalam yang ketat dan tidak menyerap keringat sehingga membuat area kewanitaan lembab. Sebaiknya menggunakan pakaian dalam dari bahan yang menyerap keringat dan nyaman. Selain itu hindari pakaian dalam yang terlalu ketat.

Cara Mencegah Penyebab Keputihan

Untuk menghindari mengalami keputihan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegahnya, yaitu :

• Sebaiknya membiasakan membilas v*g*na dengan benar setelah buang air kecil. Dimana area kewanitaan harus dibilas dari depan ke belakang atau dari  v*g*na ke anus. Usahakan air yang digunakan juga bersih.

• Selain itu jangan terbiasa menggunakan cairan pembersih area kewanitaan. Hal ini dikarenakan kandungan desinfektannya bisa mematikan bakteri baik yang diperlukan untuk menjaga kesehatan bagian kewanitaan.

• Saat menstruasi sebaiknya selalu rajin mengganti pembalut yang digunakan. Setidaknya 4 hingga 8 jam sekali. Begitu pula saat menggunakan pantyliner.

• Penggunaan alat kontrasepsi adakalanya juga bisa menyebabkan keputihan. Baca juga Tahukah Anda Bagaimana Pil KB Bekerja?

Nah, setelah mengetahui penyebab keputihan semoga Anda tidak khawatir lagi. Dan jika mengalami keputihan kemudian cara-cara tersebut tidak mampu mengatasinya segera konsultasikan dengan dokter sehingga segera memperoleh penanganan yang terbaik.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *