Penanganan Kasus Jantung Harus Sesuai Ilmu Kedokteran Terkini, Ujar Menkes

Berandasehat.com – Tingginya jumlah kasus dan angka kematian akibat penyakit jantung saat ini, menuntut penanganan kasus yang lebih baik lagi dan harus sesuai dengan ilmu kedokteran terkini, diselenggarkan secara aman, berkualitas, serta mengedepankan keselamatan penderita, hal inilah yang menuntut tenaga kesehatan harus meningkatkan ilmu dan kemampuan, kompetensi secara terus-menerus, dan sesuai dengan perkembangan ilmu kedokteran dan kesehatan terkini. Seperti yang diungkapkan Menteri Kesehatan RI, . Dr. dr. Nila Moeloek, Sp.M(K), di sela-sela acara peringatan Hari Ulang Tahun ke-29 Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita Jakarta, Sabtu pagi (15/11), seperti di kutip di situs sehatnegeriku.com

Prevalensi penyakit jantung di masyarakat Indonesia menunjukkan peningkatan dari waktu kewaktu, ini berdasarkan data Riskesdas tahun 2007 lalu, dan menunjukkan bahwa penyakit jantung adalah salah satu penyebab utama kematian saat ini. Sebagai gambaran prevalensi secara Nasional adalah sebesar 7,6% pada tahun 2007, dan meningkat menjadi 9,5% pada tahun 2013.

Bukan tidak mungkin angka-angka tersebut diatas akan terus meningkat dari waktu ke waktu mengingat tingginya faktor risiko yang memengaruhinya, seperti perubahan pola dan gaya hidup, kurang olahraga, stres, mero*kok, hipertensi, diabetes, dislipidemia, dan faktor lingkungan, dimana semakin banyaknya polusi, utamanya di kota-kota besar yang membawa dampak buruk kesehatan masyarakat, belum lagi rendahnya faktor sosial ekonomi masyarakat saat ini.

Mengingat dampak dan bahaya yang ditimbulkan akibat penyakit jantung, sudah sewajarnya kita harus mampu memodifikasi gaya hidup tidak sehat menjadi lebih sehat dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan sehat seperti tidak mero*kok atau menggunakan produk temba*kau, tidak mengkomsumsi alko*hol, pola makan yang benar, menurunkan berat badan jika berlebihan (obesitas), olahraga teratur, mengendalikan kadar kolesterol, mengontrol penyakit darah tinggi Anda, melakukan screening secara berkala, dan yang pastinya Anda harus selalu berpikir positif sehingga mampu mengendalikan stres.

sumber : sehatnegeriku.com

  •  
  •  
  •  
  •  
  •