Perlukah Kita Membiasakan Bersikap Empati Pada Anak-Anak?

Perlukah Kita Membiasakan Bersikap Empati Pada Anak-Anak? – Empati bisa diartikan sebagai suatu perasaan yang mencoba berada pada posisi orang lain. Empati dimaksudkan bagaimana kita memperkirakan keadaan psikis orang lain ketika mengalami hal-hal tertentu seperti yang mereka hadapi saat ini.

Sifat empati merupakan bagian dari kecerdasan emosional seseorang. Pembiasaan untuk bersikap empati perlu ditanamkan semenjak usia dini. Agar kelak saat anak-anak tumbuh dewasa, mereka lebih matang dalam bersikap, ammpu berkomunikasi, dan mampu bersosialisasi dengan baik. Kemampuan komunikasi dan sosialisasi tersebut akan memudahkan seseorang dalam beradaptasi dengan lingkungan, meraih kesuksesan dalam pekerjaan yang ditekuni, dan tentunya mencapai kebahagiaan.

Cara Menumbuhkan Sikap Empati

Sikap empati pada orang lain bisa ditumbuhkan melalui beberapa pembiasaan sebagai berkiut oleh orang tua terhadap anak-anak:

  • Membiasakan anak untuk mengucap kata-kata ajaib, terima kasih saat dibantu, maaf saat merasa bersalah, dan tolong saat meminta bantuan.
  • Membiasakan anak untuk berkata baik, sopan, dan optimis.
  • Memberikan contoh kepada nak untuk selalu menghoramati orang lain tanpa memandang derajat, harta dan pangkat.
  • Mengajak anak ke panti asuhan, panti jompo, dan rumah singgah anak terlantar untuk menumbuhkan rasa empati terhadap sesama.
  • Mengajak anak ke kebun binatang, kebun raya, dan berkemah ke tempat kita bisa lebih dekat dengan alam sehingga menumbuhkan pribadi yang peduli.

Dengan berempati maka kita menjadi lebih memiliki perasaan yang halus, peka dan peduli, oleh karena itu alangkah baiknya jika perasaan empati kita tanamkan pada Anak sejak dini agar nantinya menjadi insan yang peka dan bermanfaat untuk orang lain.