Permasalahan Ibu Hamil dan Solusi Gizi Terbaik

Permasalahan Ibu Hamil dan Solusi Gizi Terbaik biasanya banyak dicari oleh pasangan muda yang tengah menanti kelahiran anak pertama. Di awal-awal kehamilan tentu ada masanya kondisi fisiologis ibu mengalami perubahan. Bagi ibu pada kehamilan pertama tentu menjadi pengalaman yang mendebarkan. Setidaknya perlu mengetahui apa saja permasalahan yang biasa dihadapi ibu hamil di masa kehamilan dan mengetahui pula bagaimana cara mengatasinya.

Beberapa Permasalahan Ibu Hamil dan Solusi Gizi Terbaik yang bisa dilakukan antara lain :

1. Mual dan Muntah secara Berlebihan

Pada masa kehamilan di usia 8 – 12 minggu, ibu hamil akan mengalami mual dan muntah. Adalah hal biasa sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Karena seiring dengan bertambahnya usia kehamilan maka berbagai keluhan tersebut akan berkurang. Lalu pada usia kehamilan sekitar 16 minggu, keluhan tersebut akan berhenti.

Namun ada sebagian ibu hamil yang tetap mengalami keluhan tersebut hingga usia kehamilan hingga trimester III. Bahkan masuk dalam kategori berat atau hiperemesis gravidarum dimana setiap kali ibu hamil tersebut makan dan minum, ia akan memuntahkannya. Akibatnya tubuh ibu hamil akan lemas, wajah terlihat pucat dan frekuensi buang air kecil menurun. Jika keluhan tersebut berlanjut sebaiknya segera dikonsultasikan dengan dokter. Hal ini perlu dilakukan karena jika tidak ada makanan dan minuman yang dikonsumsi maka asupan gizi ibu dan janin akan kurang sehingga membahayakan keduanya.

Setidaknya ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi keluhan tersebut dengan mengatur pola makan gizi seimbang, yaitu :

  • Dengan memperhatikan apa saja jenis makanan dan porsi makanan atau minuman yang bisa memicu mual lalu sebaiknya dihindari.
  • Tetap mencoba makan namun dalam porsi yang kecil dengan frekuensi yang sering.
  • Mengonsumsi makanan kering seperti biskuit untuk menyerap kelebihan asam lambung yang muncul.
  • Memilih makanan yang mengandung karbohidrat tinggi untuk mengganti energi yang terbuang karena muntah.
  • Perbanyak konsumsi makanan dengan kadar air tinggi seperti sayur dan buah.
  • Bisa ditambah dengan konsumsi suplemen dan vitamin B6, bisa dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter yang biasa memeriksa kehamilan.
  • Hindari makanan berlemak dan berbumbu tajam. Selain itu juga perlu menghindari stress dan ketegangan.

2. Anemia dan Kurang Zat Besi

Masalah kedua yang biasa dialami ibu hamil adalah anemia. Anemia merupakan gejala yang timbul akibat tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah yang akan mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Hemoglobin terbuat dari zat besi merupakan bagian sel darah merah yang membawa oksigen yang cukup. Jika berkurang maka sel tubuh tidak bisa memproduksi energi yang cukup.

Gejala yang timbul misalnya kelelahan, badan menjadi lemas, kepala pusing, mudah mengantuk, mudah marah dan konsentrasi berkurang. Agar sel darah merah cukup maka tubuh membutuhkan asupan zat besi yang cukup. Itulah sebabnya perlu dimasukkan dalam pola makan sehari-hari disamping kebutuhan folat dan vitamin B12.

Risiko yang bisa terjadi akibat kurang darah bagi ibu hamil adalah saat persalinan bisa mengalami perdarahan yang meningkatkan risiko kematian ibu. Sementara kurang darah pada janin akan berpengaruh terhadap pertumbuhan fisik dan kecerdasannya.

Namun tidak perlu dikhawatirkan, ada beberapa cara untuk mencegah anemia dan kurang zat besi dengan memperbaiki pola makan. Pola makan ibu hamil ditambah dengan makanan yang kaya dengan zat besi. Makanan tersebut bisa diperoleh dari sumber hewani seperti daging dan hati. Kemudian bisa juga dari sumber nabati seperti sayur, buah, kacang-kacangan. Namun jika hanya mengandalkan dari makanan saja, kebutuhan zat besi pada ibu hamil dan janin yang dikandungnya tetap belum mencukupi sehingga perlu didukung dengan mengonsumsi suplemen zat besi.

3. Sembelit

Ibu hamil juga seringkali mengalami kesulitan buang air besar atau sembelit. Adanya penurunan gerak peristaltik pada saluran cerna membuat pergerakan usus pun melambat. Gerakan usus yang melambat juga disebabkan karena meningkatnya hormon progesteron. Selain itu pola makan dengan rendah asupan makanan berserat dan kurang minum namun justru diperbanyak makanan berlemak juga menimbulkan sembelit.

Sembelit bisa diatasi dengan mengonsumsi banyak buah yang mengandung air seperti pepaya, jeruk, mangga, melon dan semangka. Kemudian meningkatkan porsi sayur dan buah setiap kali makan setidaknya terdapat satu porsi sayur dan buah pada saat makan. Menambah konsumsi air putih setidaknya 3 liter setiap hari.

4. Diabetes Gestasional

Ibu hamil juga adakalanya mengalami diabetes. Namun tidak perlu khawatir karena diabetes yang terjadi pada masa kehamilan nantinya setelah melahirkan akan kembali normal. Diabetes pada ibu hamil disebabkan karena kadar glukosa yang tinggi. Agar tidak menyebabkan masalah lebih serius maka sebaiknya ibu hamil dengan kondisi tersebut harus segera melakukan diet untuk mempertahankan kadar gula dalam darah selama kehamilan. Pola diet tersebut tentu harus diketahui dokter. Kemudian untuk memperlancar peredaran darah dan mempertahankan kadar gula darah serta membuat rileks maka ibu hamil juga perlu melakukan aktifitas ringan misalnya jalan-jalan di waktu pagi hari.

Nah, semoga adanya informasi mengenai Permasalahan Ibu Hamil dan Solusi Gizi Terbaik tersebut bisa memberikan jalan keluar bagi keluhan yang tengah Anda alami. Baca juga : Pentingnya Gizi seimbang untuk Ibu Hamil.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *