Pertolongan Pertama Pada Kondisi Terkilir dan Tegang

Berandasehat.com – Terkilir dan tegang merupakan jenis cedera umum akibat olahraga. Ketika terkilir, ligamen (jaringan ikat) sekitar sendi, seperti mata kaki cedera akibat tertarik. Ini biasa akibat gerakkan memelintir mendadak sehingga menerik tulang terlalu jauh dan merobek jaringan sekitarnya. Ketika otot tegang, otot atau tendon tertarik keras dan sebagian robek. Gejalanya hampir sama bagi keduanya; ada nyeri, bengkak, lebab di anggota gerak yang cedera, bahkan sulit digerakkan. Terkilir dan ketegangan otot ditangani dengan cara sama dan membaik dalam beberapa hari, tapi sembuh total perlu beberapa minggu.

Apa Yang Harus Anda Lakukan?
Anda dapat merawat terkilir atau ketegangan otot menggunakan langkah berikut. Mulai perawatan sesegera untuk mengurangi gejalanya dan mempercepat penyembuhan.

  1. Ikuti teknik R.I.C.E ( lihat teknik praktis )
  2. Minum parasetamol atau ibuprofen untuk mengurangi nyeri dan obat yang punya efek anti radang (anti inflamasi). Anda juga bisa memijat perlahan dengan gel atau krem yang mengandung ibuprofen untuk mengurangi nyeri. Tapi jangan gunakan gel ibuprofen jika minum ibuprofen. Anda dapat menggunakan penghilang nyeri untuk diri Anda, tapi jangan menganjurkan pada orang lain.
  3. Pasang perban elastis di anggota gerak 48 jam pertama, lepaskan saat malam hari. Saat perban dibuka, gerakkan bagian yang sakit hingga terasa nyeri. Jika rasa nyerinya tak berkurang dan tetap bengkak selama 2-3 hari, minta saran medis.

Prosedur R.I.C.E
R.I.C.E singkatan dari Rest, Ice, Compression, dan Elevation (Istirahat, Es, Tekanan, dan Angkat), semua yang bisa memulihkan otot setelah terkilir atau cedera.

  • ISTIRAHAT – anggota gerak yang cedera. Hindari aktivitas yang menambah nyeri. Duduk dan berbaringlah dengan posisi yang membuat nyaman.
  • ES – Mengurangi nyeri dan bengkak. Bubuhkan satu paket es ( tumbukan es, yang dibungkus handuk kering), atau kain yang direndam di air dingin dan diperas, sesegera mungkin. Kompres selama 10 menit.
  • TEKANAN – beri tekanan mantap namun tidak kencang. Pasang pelapis di daerah itu dan mantapkan dengan perban elastis. Cek apakah aliran darahnya lancar; tekan kuku atau kulit diluar perban hingga pucat, kemudian lepaskan. Warnanya harus kembali segera.
  • ANGKAT – untuk mengurangi lairan darah ke area ini dan meminimalkan lebam. Angkat bagian yang cedera diatas bantal atau bangku. Usahakan jangan menggerakkan anggota yang cedera beberapa jam setelah cedera.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *