Stroke Bisa Menyerang Kapan Saja

Stroke Bisa Menyerang Kapan Saja mungkin tidak terlalu dipahami setiap orang. Setiap orang pada dasarnya bisa diserang stroke setiap saat bahkan saat sedang bekerja sekalipun. Apalagi jika orang tersebut memang memiliki kecenderungan untuk diserang stroke. Siapa saja mereka? orang-orang yang memiliki riwayat penyakit hipertensi, kolesterol tinggi dan diabetes. Lalu bagaimana cara untuk mencegah berbagai faktor yang mendekati risiko terkena stroke? Rutin melakukan pemeriksaan adalah salah satu cara yang bisa dilakukan.

Melalui pemeriksaan rutin tersebut, bisa diketahui berapa tekanan darah yang dimiliki, sehingga akan berupaya untuk menormalkan tekanan darahnya. Begitu pula setelah memeriksa kadar gula dalam darah maupun kolesterol. Jika sebelumnya belum pernah sekalipun memeriksakan kemudian dalam keluarga memiliki riwayat penyakit tersebut, tidak ada salahnya untuk segera melakukan pemeriksaan. Sekecil apapun tanda yang dimiliki bisa segera melakukan antisipasinya.

Kemudian bisa melakukan pencegahan dengan melakukan pola hidup sehat. Makan teratur, dengan pola makan yang benar. Melakukan olahraga secara teratur, menghindari rokok dan minuman beralkohol dan sebagainya.

Stroke Bisa Menyerang Kapan Saja dan stroke memang sering disebut-sebut sebagai salah satu penyakit yang bisa menyebabkan kematian. Namun dengan melakukan pemeriksaan secara dini maka hal tersebut bisa dicegah atau dikurangi tingkat risikonya. Beberapa cara untuk melakukan deteksi stroke secara dini dengan melakukan pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI). Ada pula dengan melakukan Computed Tomography Scan (CT Scan). Untuk melakukan pemeriksaan tersebut memang memerlukan biaya yang tidak sedikit. Namun jika memang memiliki budget untuk memeriksakan kesehatan maka tidak ada salahnya menyempatkan diri untuk melakukannya, apalagi jika memang memiliki faktor risiko.

Stroke terjadi ketika pembuluh darah yang mengatur jalannya aliran darah tersumbat dan menyempit. Hal ini kemudian menganggu kinerja jantung yang tetap memompa darah dengan volume yang normal. Inilah yang membuat darah kemudian mengumpul di pembuluh darah dan akhirnya pecah. Biasanya orang yang mengalami stroke akan merasa pusing, tangan tiba-tiba mati rasa bahkan pingsan. Jika sampai terlambat dibawa ke rumah sakit bisa menyebabkan kematian.

Selain beberapa penyakit yang memiliki faktor risiko seperti kolesterol tinggi, hipertensi dan gula, stroke juga bisa menyerang orang yang memiliki gaya hidup tertentu. Misalnya orang yang terlalu tertekan dengan beban pekerjaan yang dilakukan. Tekanan pekerjaan membuat otaknya bekerja lebih keras. Hal ini memberikan pengaruh terhadap kinerja pembuluh darahnya. Akibatnya kinerja jantung saat memompa darah juga berjalan tidak normal. Karena aliran darahnya tidak normal, dimana terkadang tinggi tetapi kemudian turun lalu naik lagi sehingga menyebabkan stroke.

Itulah mengapa, gaya hidup juga disebut-sebut berpengaruh pada kemungkinan seseorang bisa terkena stroke. Namun Anda tidak perlu khawatir meskipun Stroke Bisa Menyerang Kapan Saja selama bisa mencegahnya dengan menjaga pola makan, rutin berolahraga, istirahat teratur dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *