Tips Cerdas Menangani Batuk Pada Anak

Batuk sebenarnya merupakan reaksi alami tubuh untuk melindungi tenggorokan terhadap zat-zat asing yang mengganggu. Ada berbagai macam batuk yang dapat dibedakan menurut penyebabnya.

  1. Batuk yang disebabkan oleh infeksi biasanya terjadi karena alergi, termasuk asma. Batuk ini biasanya disertai dengan demam dan juga keluarnya dahak.
  2. Batuk yang disebabkan paru-paru sensitif, biasanya terjadi pada pagi dan malam hari saja.
  3. Batuk rejan, yaitu batuk yang disertai dengan demam, turunnya berat badan, dan kurang selera makan. Batuk ini bisa terjadi sampai lebih dari tiga bulan dan disertai bunyi napas si anak. Batuk rejan juga menyebabkan batuk yang parah bahkan disertai dengan muntah. Biasanya batuk rejan dialami oleh anak yang tidak diimunisasi DPT.

 

Penanganan Batuk pada Anak

Penanganan batuk hendaknya dilakukans sesuai dengan gejala dan jenis masing-masing batuk. Berikut ini sekilas cara penanganan batuk bagi si kecil.

  • Pada batuk yang disebabkan oleh alergi, dapat dicegah dengan menjauhkan anak dari makanan, minuman, dan zat lain yang bisa menimbulkan alergi. Pengobatan terhadap alergi tidak menuntaskan penyakit, tapi mengurangi dampak alergi yang merusak bagi tubuh saja.
  • Batuk karena penyakit paru-paru hendaknya setiap obat yang diminumkan atas konsultasi dan saran dokter ahli. Jika ingin menambahkan obat herbal, minumkanlah satu jam sebelum atau setelah komsumsi obat kimia.
  • Batuk rejan bisa dicegah dengan imunisasi DPT pada bayi. Namun jika terlanjur terjadi maka bisa menghubungi dokter dan mendapatkan perawatan secara oral (obat minum) ataupun pembatasan asupan makanan tertentu.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *