Usia Muda Tidak Menjamin Terhindar dari Serangan Jantung

Berandasehat.com – Setelah Mengetahui Penyebab Kematian Mendadak yang kebanyakan disebabkan penyakit jantung maka perlu diketahui bahwasanya siapa saja bisa terkena. Serangan jantung secara mendadak tidak melihat usia maupun jenis kelamin. Orang tua, orang muda, remaja, rajin berolahraga bisa mengalami kematian secara mendadak akibat serangan jantung dan penyempitan pembuluh darah. Hal ini ini apakah berarti melakukan gaya hidup sehat saja tidak akan cukup untuk mencegah serangan jantung mendadak?

Sebenarnya bukan berarti demikian. Biasanya usia muda dan rajin berolahraga  kemudian meninggal mendadak akibat serangan jantung, besar kemungkinan karena memang ada faktor genetik atau keturunan. Jika memiliki anggota keluarga yang cenderung memiliki penyakit jantung maka risiko yang dimiliki jauh lebih besar dibandingkan tidak. Tidak heran jika kemudian dikatakan bahwasanya Usia Muda tidak Menjamin Terhindar dari Serangan Jantung.

Apa lagi faktor penyebabnya?

Selain karena faktor genetik maka faktor usia juga berpengaruh terhadap kemungkinan seseorang bisa terkena serangan jantung. Mengutip dari artikel majalah kesehatan Dokter Kita, ada beberapa penjelasan mengenai usia yang rentan terkena serangan kematian mendadak, yaitu :

•    Pada rentang usia 0 – 6 bulan
•    Dan rentang usia 45 – 75 tahun

Sementara itu usia 20 tahunan merupakan usia cenerung aman. Namun setelah usia di atas 35 tahun maka kemungkinan bisa mengalami kematian mendadak risiko 100 kali lipat dibandingkan usia kurang dari 30 tahun.

Meskipun faktor genetik memegang peranan bukan berarti yang tidak memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung kemudian terbebas dari kemungkinan terkena penyakit jantung. Itulah sebabnya pula, serangan jantung bisa mengancam siapa saja, berapapun usia maupun jenis kelaminnya. Hal ini tidak lain karena dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan gaya hidup tidak sehat. Baca juga Apa Saja Penyebab Penyakit Jantung?

Hati-hati bagi perokok!

Gaya hidup tidak sehat misalnya saja kebiasaan merokok. Bagi perokok pasif pun juga terkena dampaknya. Hal ini dikarenakan zat-zat racun pada asap rokok mampu merusak dinding pembuluh darah. Gaya hidup tidak sehat lainnya adalah kebiasaan tidak suka berolahraga, tidak mengontrol kadar kolesterol, kadar tekanan darah terlalu tinggi, obesitas, penggunaan obat-obatan terlarang, stress dan lainnya.

Itulah sebabnya meskipun Usia Muda tidak Menjamin Terhindar dari Serangan Jantung namun melakukan pencegahan dengan menghindari faktor risiko dan melakukan pola hidup sehat adalah langkah terbaik yang bisa dilakukan.